Wednesday, May 18, 2022

PERTANIAN POSTMODERN: Jalan Tengah-Vertikal Generasi Era Bonus Demografi Membangkitkan Peradaban Nusantara

 

Buku "PERTANIAN POSTMODERN: Jalan Tengah-Vertikal Generasi Era Bonus Demografi Membangkitkan Peradaban Nusantara"


Oleh: Iwan Setiawan, Dika Supyandi, Siska Rasiska, M. Gunardi Judawinata

MENAMPAR, MENGGUGAH, MEMBANGUNKAN DAN MENYADARKAN DIRI GENERASI MILENIAL DAN GENERASI Z UNTUK MENYONGSONG INDONESIA EMAS 2045!

Itulah reaksi saya yang baru saja menyelesaikan membaca buku "Pertanian Postmodern" yang penulisnya merupakan pakar sosial ekonomi pertanian dari Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran

Menyadarkan saya bahwa imperialisme postmodern berupa "Imperialisme Global" yang didesain secara berkelanjutan (sustainable imperialism) sedang merongrong bangsa ini dan peradaban Islam (peradaban selanjutnya yang akan bangkit) yang sedang menuju puncak bonus demografi dan gold generations melalui (1) Imperialisme Spatial (Colonization), (2) Imperialisme Komoditi, (3) Imperialisme Idiologi, (4) Imperialisme Industri, (5) Imperialisme Inovasi, (6) Imperialisme Informasi dan Teknologi Informasi, (7) Imperialisme Pasar, (8) Imperialisme Standar, (9) Imperialisme Investasi, dan (10) Imperialisme Pendidikan. Dan "Pertanian" merupakan kunci utama untuk kita terbebas dari imperialisme global karena peradaban yang menguasai dunia diawali oleh penguasaan pertanian dan akan jatuh ketika peradaban tersebut meninggalkan pertanian. Dan pertanian postmodern merupakan jawaban agar kita terbebas dari imperialisme global. Pertanian postmodern yang memiliki ciri pertanian berkelanjutan, pertanian organik, pertanian terintegrasi (integrated farming), menerapkan blue economy, berbasis komunitas yang dikolaborasikan dengan korporasi bangsa, dan berlandaskan kebenaran mutlak yang berdasar Al-Quran dan As-Sunnah sehingga menghasilkan pertanian beradab dan maslahat.

Saya percaya INDONESIA AKAN DIGDAYA apabila generasi muda menerapkan prinsip-prinsip di buku ini. InsyaAllah. Ayo dibaca juga teman-teman bukunya :) #postmodern #pertanian #pertanianpostmodern

“Ekonomi Beras Kontemporer: Data Baru, Tantangan Baru” by Prof. Bustanul Arifin

 


 
Buku “Ekonomi Beras Kontemporer: Data Baru, Tantangan Baru” yang dikirimkan Prof. Bustanul Arifin @b_arifin merupakan hadiah doorprize dari webinar bedah buku bersama PERHEPI @perhepi dan Asosiasi Profesor Indonesia. Buku ini menambah wawasan dan landasan akademis bagaimana kita mengelola ekonomi perberasan, yang merupakan komoditas ekonomi biasa tetapi memiliki peran strategis dan pengaruh politis yang sangat signifikan di masyarakat. 
 
Hal yang menjadi headline adalah bagaimana statistik beras yang baru dengan metode Kerangka Sampel Area (KSA) memberikan konsekuensi baru dalam kebijakan dan ekonomi perberasan, seperti koreksi dari overestimasi produksi beras yang selama ini terjadi dan penentuan provinsi yang surplus dan defisit beras yang akan mempengaruhi perdagangan beras antarpulau dan stabilisasi harga beras. 
 
Di headline juga bagaimana evolusi peran Bulog yang sekarang sudah menjadi BUMN berbentuk Perum diera Bantuan Pangan Nontunai yang menggantikan kebijakan Rastra dan Raskin sebelumnya. Di headline juga bagaimana kita harus menambah efisiensi biaya produksi beras di Indonesia karena lebih mahal 2–2,5 kali lipat dibanding Thailand dan Vietnam sehingga harga beras di dalam negeri lebih mahal daripada harga internasional. Dan efisiensi produksi ini harus ditingkatkan apabila Indonesia ingin menjadi lumbung pangan dunia karena harus meningkatkan daya saingnya dengan negara lain. 
 
Terakhir bagaimana Pertanian 4.0 harus berperan dalam ekonomi perberasan seperti munculnya agregator bisnis beras seperti e-commerce yang dapat langsung menyerap beras dari petani sehingga harga di tingkat petani dapat lebih tinggi tapi lebih rendah di sisi konsumen. Dan juga mendorong munculnya startup company atau bisnis rintisan yang memanfaatkan teknologi data dan informasi untuk menggaet generasi muda yang merupakan generasi digital yang erat dengan smartphone dan media sosial.

Tuesday, February 1, 2022

Your Job is Not Your Career. Temukan Passion Anda dan Raih Kebahagiaan.

Saya mendapatkan tulisan bagus mengenai isi dan rangkuman buku "Your Job is Not Your Career" karya Rene Suhardono dari salah satu aplikasi rangkuman buku bernama Pimtar. Bisa dikunjungi di https://pimtar.id/books/your-job-is-not-your-career/1825aab3ce4ac266830162495?page=1


Berikut uraiannya, semoga bermanfaat :)

Your Job is Not Your Career

Temukan Passion Anda dan Raih Kebahagiaan
By Rene Suhardono

Your Job Is Not Your Career (2012) menjelaskan pentingnya menemukan passion untuk memperoleh kebahagiaan dan kesuksesan dalam karir. Di dalam buku ini, Anda akan mempelajari cara mengenali passion dan hal-hal yang Anda butuhkan untuk meraih kesuksesan sesuai dengan passion tersebut.

Siapa penulis buku ini?

Rene Suhardono adalah seorang penulis, social enterpreneur dan public speaker. Ia juga merupakan pendiri @ImpactFactoryID, sebuah gerakan yang ditujukan untuk mengenalkan paradigma baru tentang kinerja, karir, inovasi, kepuasaan dan kebahagiaan berkarya.

Untuk siapa buku ini?

  • Para karyawan yang ingin sukses dalam karir dan pekerjaan. 
  • Para pelajar dan mahasiswa yang ingin menemukan passion-nya. 
  • Siapa saja yang ingin mengenal diri sendiri untuk memperoleh kebahagiaan dan kesuksesan.

Pentingnya menemukan passion untuk memperoleh kebahagiaan dan kesuksesan dalam karir dan kehidupan

Banyak orang yang tidak menemukan kebahagiaan dalam menjalani pekerjaan mereka meskipun telah memperoleh kesuksesan dari segi jabatan, pendidikan dan juga penghasilan.

Salah satu penyebabnya adalah karena mereka tidak menyadari bahwa pekerjaan bukanlah karir mereka. Penting bagi setiap orang mengenali diri sendiri dan menemukan passion masing-masing agar hidup penuh dengan kebahagiaan.

Dalam tulisan ini Anda akan mempelajari perbedaan antara pekerjaan dan karir serta hal apa saja yang dapat memengaruhi karir Anda.

Hal-hal menarik yang akan Anda pelajari antara lain:

  • apakah perbedaan antara karir dan pekerjaan; 
  • bagaimana cara menemukan passion dan tujuan hidup Anda; 
  • kenapa memiliki nilai-nilai hidup itu penting bagi karir Anda; 
  • bagaimana cara untuk keluar dari zona nyaman; dan 
  • apa saja indikator kesuksesan dalam karir dan pekerjaan.

Banyak orang yang mengira bahwa pekerjaan sama dengan karir, padahal keduanya berbeda.

Pekerjaan hanyalah sebuah alat untuk mencapai tujuan tertentu sedangkan karir adalah perjalanan hidup Anda. Pekerjaan berkaitan erat dengan jabatan dan penghasilan Anda, sedangkan karir berkaitan dengan kebahagiaan dan pencapaian dalam kehidupan.

Jadi, pekerjaan Anda bersifat sementara sedangkan karir bersifat jangka panjang. Pekerjaan merupakan bagian dari karir dan dapat berubah-ubah sering perjalanan waktu.

Karir tidak dapat diprediksi dan kadang tidak sejalan dengan pendidikan yang Anda tempuh maupun gelar yang Anda raih. Karir adalah totalitas profesionalitas Anda dalam menjalani hidup yang berkaitan dengan passion, tujuan hidup dan motivasi untuk memberikan manfaat kepada lingkungan.

Kesuksesan dalam berkarir tergantung cara pandang Anda terhadap karir itu sendiri. Jika Anda menganggap karir itu adalah penghasilan dan jabatan, maka kesuksesan Anda tergantung pada banyaknya uang yang dapat Anda hasilkan dan tingginya jabatan yang Anda pegang.

Namun, uang dan jabatan bukanlah ukuran sebuah kebahagiaan.

Melakukan hal yang Anda senangi, meraih impian yang Anda cita-citakan dan memberikan manfaat kepada lingkungan merupakan sebuah bentuk karir yang lebih mendekatkan Anda kepada kebahagiaan.

Dalam karir dan pekerjaan, umumnya terdapat tiga hal yang dapat Anda pilih sebagai prioritas hidup; gaya hidup, kepuasan kerja dan kompensasi. Pilihan Anda akan membantu Anda menemukan perusahaan yang cocok bagi karir Anda dan memudahkan Anda dalam mencapai kebahagiaan dan kesuksesan.

 

“Ada dua cara untuk menjadi kaya; cara pertama adalah dengan memiliki lebih banyak, dan cara lainnya adalah dengan menginginkan lebih sedikit”.

Erich Fromm

 

Passion dan tujuan hidup merupakan dua hal pertama dan utama yang perlu Anda pahami dan temukan untuk meraih karir yang gemilang.

Kekuatan terbesar Anda tidak terletak pada hal yang paling Anda kuasai, namun pada hal yang benar-benar Anda minati, pedulikan dan rasakan. Hal inilah yang disebut dengan passion.

Passion berbeda dengan hobi dan kesukaan Anda terhadap sesuatu. Passion merupakan sebuah keunikan yang dimiliki oleh diri sendiri, menggugah minat pribadi dan menghasilkan energi tiada henti.

Namun, kadangkala passion tidak mudah ditemukan. Untuk itu proses “pencariannya” seringkali membutuhkan kesabaran.

Cara mudah menemukan passion adalah dengan mengenali keunikan yang Anda miliki.

Keunikan diri merupakan segala sesuatu yang Anda cintai dan nikmati dalam mengerjakannya. Mengenali keunikan diri akan membantu Anda untuk memaksimalkan potensi diri.

Ada beberapa hal yang perlu Anda ketahui dan pahami tentang passion:

  • pertama, passion berasal dari ketulusan dan kejujuran dalam diri Anda, bukan dari daya tarik luar seperti uang dan jabatan; 
  • kedua, passion dapat ditemukan dengan cara mengeksplorasi diri terhadap banyak hal; 
  • ketiga, saat belum menemukannya, tetaplah selalu merenungkannya setiap waktu; dan 
  • keempat, Anda perlu menikmati setiap prosesnya dan tidak berhenti pada suatu titik.

Setelah Anda menemukan passion, berikutnya Anda juga harus mengetahui tujuan hidup Anda.

Tujuan hidup berhubungan dengan arti keberadaan Anda dalam keluarga, lingkungan, perusahaan dan bahkan dunia. Tujuan hidup akan mengarahkan Anda dalam mencapai cita-cita terbesar dalam hidup Anda.

Tujuan hidup berhubungan dengan manfaat apa yang akan Anda berikan dalam kehidupan dan peran apa yang akan Anda jalankan. Masing-masing kita sudah diciptakan dengan misi tertentu oleh Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalani kehidupan di dunia. Tugas Anda adalah menemukannya.

Cara untuk menemukan tujuan hidup adalah dengan melupakan hal-hal yang terasa biasa bagi diri Anda seperti uang, pangkat dan hal-hal materialistis lainnya.

Setelah itu, Anda harus mempelajari hal-hal baru yang belum Anda ketahui seperti keunikan diri dan kontribusi yang dapat Anda berikan untuk lingkungan.

 

Passion dan tujuan hidup saja belum cukup untuk mengarahkan dan membuat hidup Anda
lebih bermakna.

Anda membutuhkan hal lain yang dapat menjadi tolak ukur atau pertimbangan setiap Anda membuat pilihan atau mengambil keputusan dalam kehidupan, yaitu nilai-nilai hidup yang Anda pegang.

Nilai-nilai hidup merupakan segala sesuatu yang Anda yakini sebagai sebuah kebenaran. Ketika Anda sudah menetapkan nilai-nilai dalam hidup, Anda akan mudah dalam melangkah tanpa takut merasa bersalah.

Anda ingin diingat seperti apa ketika sudah meninggal?

Tanyakan pertanyaan di atas untuk membantu Anda dalam menemukan nilai-nilai hidup. Setelah itu, hubungkan segala sesuatu yang Anda kerjakan dengan nilai-nilai yang Anda pegang tersebut.

Dalam berkarir, Anda juga membutuhkan motivasi dan sikap yang positif. Motivasi berhubungan dengan cara pandang Anda dalam menghadapi segala hal sedangkan sikap berhubungan dengan pikiran Anda terhadap segala sesuatu.

Banyak orang yang tidak menemukan kebahagiaan dan gagal dalam karir dan kehidupan karena mereka memiliki sikap yang negatif.

Bahagia atau tidaknya Anda merupakan pilihan yang Anda buat sendiri, terlepas dari bagaimana pun kondisi Anda saat ini. Inilah yang disebut dengan sikap.

Sikap merupakan sebuah pilihan yang Anda buat sendiri. Jika Anda memiliki sikap yang positif, maka hidup Anda juga akan dipenuhi hal-hal yang positif seperti kebahagiaan dan juga kesuksesan.

Demikian juga sebaliknya, sikap negatif juga akan membuat hidup Anda dipenuhi dengan hal-hal negatif meskipun Anda sudah memiliki segala hal yang Anda inginkan.

Ketika Anda sudah menemukan passion, tujuan hidup dan nilai-nilai hidup Anda, langkah selanjutnya adalah mewujudkannya dalam bentuk tindakan. Jika ketiga hal tersebut sudah Anda miliki, setiap tindakan kecil yang Anda lakukan akan lebih terarah menuju tujuan.

 

Untuk meraih karir yang luar biasa, berada di zona nyaman merupakan sebuah tantangan dan juga hambatan. Anda memiliki peluang untuk mencapai hal-hal yang luar biasa jika Anda berani keluar dari zona nyaman.

Ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan agar mampu keluar dari zona nyaman:

  • selalu melakukan perubahan yang lebih baik setiap hari, 
  • selalu berusaha maksimal dalam melakukan sebuah pekerjaan, 
  • selalu belajar, bekerja, berkarya dan berkontribusi lebih, 
  • mampu berpacu dengan orang lain maupun target pribadi.

Hal terbesar yang menjadi penghambat seseorang untuk keluar dari zona nyaman adalah rasa takut. Rasa takut hanyalah sebuah perasaan yang lahir dari dalam pikiran Anda sendiri.

Jangan biarkan rasa takut mengendalikan diri Anda sehingga membuat Anda tidak mempedulikan passion dan selalu terikat dengan pekerjaan Anda.

Rasa takut merupakan suatu hal yang wajar. Lawanlah rasa takut tersebut, keluar dari zona nyaman dan temukan passion Anda.

Ketika Anda menemukan passion Anda, Anda akan menjadi seseorang yang selalu bersikap positif dan selalu bersemangat dalam menghadapi apapun yang akan terjadi.

Selain itu, berkontribusilah pada hal-hal yang besar. Ketika Anda memberikan kontribusi pada kerja-kerja besar, Anda juga akan mendapatkan imbalan yang besar termasuk uang dalam jumlah yang besar.

Walaupun demikian, pastikan bahwa uang bukanlah tujuan utama Anda dalam berkarir.

Anda harus memberikan kontribusi terbesar Anda untuk orang lain dan lingkungan sekitar.

Berikanlah uang, waktu, tenaga dan pemikiran Anda untuk memperjuangkan nilai-nilai baik yang Anda yakini dalam hidup Anda.

 

“Uang yang dahsyat akan selalu mengikuti kerja yang dahsyat, Tidak sebaliknya”

Rene Suhardono 


Sukses itu tidak hanya berkaitan dengan uang, pendidikan dan jabatan melainkan juga berhubungan dengan kebahagiaan dan kepuasan dalam hidup. Perpaduan antara keduanya merupakan representasi karir yang ideal.

Bekerja sesuai dengan passion Anda merupakan satu-satunya cara untuk meraih kesuksesan sekaligus kebahagiaan dalam berkarir.

Dengan bekerja sesuai dengan passion, Anda akan menemukan hal terbaik dari diri Anda. Hal ini akan mengarahkan Anda kepada kebahagiaan dan kepuasan dalam hidup.

Hal itu karena kebahagiaan akan Anda peroleh jika Anda menikmati apa yang Anda lakukan dan hidup Anda memiliki makna.

Untuk lebih memahami kebahagiaan dalam karir Anda dapat menanyakan kepada diri Anda sendiri mengapa sesuatu hal itu penting bagi Anda. Setelah Anda menemukan alasannya,
tanyakan lagi pada diri Anda apakah sesuatu itu masih tetap penting saat ini. Lalu, lakukanlah dengan sepenuh hati.

Selain memperoleh kebahagiaan, sukses dalam karir juga berarti memperoleh kepuasan dalam hidup.

Kepuasan diperoleh contohnya ketika seorang ilmuwan menemukan sebuah penemuan baru yang bermanfaat bagi banyak orang. Kepuasan juga didapatkan oleh orang tua ketika melihat anaknya menjadi orang yang sukses.

Kepuasan tidak akan diperoleh oleh orang-orang berpikiran sempit yang hidupnya hanya berorientasi pada hal-hal yang sifatnya materialistik. Anda akan memperoleh kepuasan jika Anda melakukan hal-hal yang bermakna bagi diri Anda sendiri dan juga orang lain.

 

  • Pekerjaan berkaitan dengan uang, pendidikan dan jabatan sedangkan karir berhubungan dengan passion, tujuan hidup, nilai-nilai dan motivasi untuk berkontribusi.
  • Passion adalah suatu hal yang benar-benar Anda nikmati ketika mengerjakannya dan juga Anda pedulikan.
  • Tujuan hidup adalah manfaat dan peran yang dapat Anda berikan pada orang lain dan lingkungan sekitar.
  • Anda harus memiliki nilai-nilai hidup yang Anda anggap sebagai sebuah kebenaran sebagai pedoman dalam mengambil keputuan dan pilihan.
  • Untuk meraih karir yang gemilang, Anda perlu menghilangkan rasa takut dan keluar dari zona nyaman.
  • Kesuksesan dalam karir tidak ditentukan oleh hal-hal yang bersifat material seperti uang dan jabatan melainkan ditentukan oleh kebahagiaan dan kepuasan.

 

Saturday, January 1, 2022

Terima Kasih 2021

 

2021 telah terlewati dan masuk ke tahun baru, 2022. Banyak memori dan pengalaman berharga selama 2021. Mulai dari intern Agrotech di Griin.id @griin.id , diajak oleh Bang Ifan @ikanfan untuk bergabung menjadi tim Griin Goods @griin.goods sampai resmi menjadi tim tetap mulai Agustus 2021. Berjumpa dengan tim Griin.id yang super solid dan belajar banyak hal dari mereka mulai Ferrell @fr2l Kak Nanda @widnst Kak Cytta @cytt.anindita Alda @ghaldakn Bang Muhsin @muhsin_08 Boy @mlhabiboy dan Puji @pujisyukriilahi juga mengikuti coaching dengan Coach Uda Rudi @rudimaulana_official dan Pak Hendri @hendri.djoesan yang membuka mata mengenai bagaimana menjalankan sebuah bisnis. Sangat bangga juga bahagia bisa bergabung dengan keluarga Griin.id. Dan kedepannya akan lebih banyak belajar lagi dengan challenge yang baru karena diamanahi menjadi sales lead dan board of director. Mohon bimbingan dari teman-teman tim Griin.id dan Coach agar saya bisa menjalankan tugas dan memenuhi target-target Griin.id kedepannya. Terima kasih mau membersamai saya setahun kebelakang. Tak lupa juga memori sangat berharga bergabung dengan IA SITH ITB @iasithitb dan menjadi panitia pelaksana Kongres dan Pemilu 2021 dan berhasil memilih Teh Astri @astrirnugroho menjadi ketua terpilih periode 2021-2025 dan sekarang diajak menjadi pengurus dan diamanahi menjadi Wakil Ketua Bidang Organisasi. Banyak tantangan kedepan yang harus dihadapi dan semoga 2022 bersahabat dan bisa terus menjadikan saya pribadi yang lebih baik dan berbahagia setiap hari nya seperti pesan Bang @ricky_elson saat kunjungan ke Ciheras @lenterabumi Jadi ayo tatap tahun yang baru dengan penuh harapan dan energi positif bahwa apa yang akan datang akan berdampak manfaat dan memberikan value untuk orang lain. Semangat :)

Kota Bandung, 1 Januari 2022

Saturday, September 25, 2021

My Riding Journey

Seperti pada judul artikel ini, aku akan sedikit menceritakan mengenai perjalanan ku belajar mengendarai sepeda motor. Mungkin bagi sebagian orang mengendarai motor adalah hal yang biasa saja, tidak ada yang spesial, tapi bagiku ini adalah salah satu pencapaian besar yang akan menjadi bekal bagiku untuk seumur hidup.


Aku belajar sepeda motor pertama kali pada tahun 2016 saat aku berusia 20 tahun. Waktu itu aku sedang menjalani semester 5 di Rekayasa Pertanian SITH ITB dan akan kerja praktek ke Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan sendirian, sehingga aku berpikir penting bagiku untuk belajar motor, karena siapa tau di tempat kerja praktek aku harus mengendarainya. Saat itu Mamah dan Aa Gaya, Kakakku, membelikan sepeda motor Yamaha Mio agar aku bisa gunakan untuk belajar motor. Bukan motor baru tapi cukup untuk mempersiapkan aku belajar motor. Aku pertama kali belajar didampingi oleh A Buris, setelah beberapa waktu latihan dilanjut oleh A Brey. Saat itu kemampuan mengendalikan motor ku masih payah, aku kesulitan mengendarai motor. Lalu setelah itu aku melanjutkan belajar dengan A Mpink tepat saat bulan Ramadhan sebulan sebelum aku pergi ke Sumatera Selatan. Dengan A Mpink latihan motor lebih diintensifkan dan aku mulai bisa mengendalikan motor sedikit demi sedikit. Dan di akhir bulan Ramadhan aku berhasil membawa motor dari Cicadas sampai Ujungberung ke tempat tinggalku meskipun masih belum benar-benar lancar. Lalu pergilah aku ke Sumatera Selatan, dan di sana ternyata skill motor ku tidak digunakan, karena aku lebih banyak diantar jemput disana. Pada semester setelahnya aku lebih disibukkan oleh Tugas Akhir dan mengejar nilai bagus, aku pun tidak pernah menyentuh motor lagi setelah itu.

Aku lulus kuliah pada tahun 2018, lalu setelah itu sibuk mencari pekerjaan dan harus juga ikut menjaga Mamah yang patah tulang, aku pernah ceritakan dipost sebelumnya. Karena itu aku pun tidak sempat memikirkan untuk melancarkan kembali belajar motor. Tibalah saat aku mulai bekerja di Griin.id pada Agustus 2021. CEO ku di Griin.id, Bang Ifan, mendorong ku untuk kembali melancarkan mengendarai motor, karena untuk kedepan dibutuhkan mobilitas yang lebih tinggi untuk kerjaan sehingga skill mengendarai sepeda motor sangat diperlukan. Saat itulah aku menghubungi Aa Gaya untuk menghubungi A Mpink untuk kembali mendampingiku belajar motor. Akhir nya aku mulai belajar motor lagi mulai tanggal 14 Agustus setiap weekend saat libur kerja. Karena terakhir aku mengendarai motor 5 tahun lalu pada 2016, aku sudah agak lupa lagi cara mengendarai motor, jadi aku mulai belajar dari awal lagi. Mulai dari mengendarai lurus, angka 8, sampai mencoba belok di jalan kosong dan lapangan. Alhamdulillah aku terus konsisten dan berprogress saat latihan motor tiap weekend. Ini video aku latihan motor di Taman Makam Pahlawan Cikutra pada 22 Agustus 2021.

 



Setelah cukup mahir mengendarai di jalan kosong dan lapangan, aku mulai belajar mengendarai di jalan komplek didekat rumah Kakakku di Kosar, Cijambe yang ada trek naik turun nya. Setelah cukup mahir, aku mulai mencoba di jalan hidup di sekitar Kosar-Cijambe-Pasirjati. Alhamdulillah aku bisa melalui uji coba-uji coba latihan tersebut. Pada awalnya aku mencoba membawa motor dengan membonceng A Mpink tapi perlahan aku mencoba membawa sendiri sambil diawasi A Mpink yang juga membawa motor sendiri. Akhirnya sampailah aku mencoba membawa motor ke jalan raya besar. Aku membawa motor ke Jalan A.H. Nasution dari rumah Kakakku di Cijambe ke rumah tinggal ku di Cigending pada tanggal 25 September 2021. Dan A Mpink memvideokan nya saat aku membawa motor di jalan raya besar.

 

Dan pekerjaan rumah ku saat ini adalah terus konsisten menambah pengalaman membawa motor di jalan, dan lalu tentu saja membuat SIM C. Semoga aku bisa segera mendapatkan SIM C ya. Ini adalah awal dari perjalanan panjang ku kedepan untuk berkendara. Modal yang baik dan berharga untuk dapat melancarkan aktivitas dan kerjaan ku ke depan sekaligus menjadi pengalaman berkesan dalam hidup ku. Semoga dengan post ini aku dapat mengenang lagi saat pertama-tama aku belajar motor dan menjajal jalan raya :)

Sunday, August 1, 2021

Belajar Meningkatkan Digital Skills Front-End Web Development dan AWS Cloud di Dicoding Indonesia Melalui Beasiswa

Halo semua, lama tak jumpa dengan aku, Dzikra Yuhasyra, di blog kesayangan ku ini. Oiya sebelum membahas mengenai belajar digital skills, aku mau update pekerjaan terbaru aku saat ini. Aku sudah bekerja menjadi Marketing, Sales, and Business Development Executive di Griin.id atau PT Gelora Rempah Inti Indonesia terhitung mulai bulan Agustus ini. Aku sudah melewati probation period selama 3 bulan mulai April - Juli 2021 dan sepakat untuk menjalin kerjasama kontrak kerja untuk beberapa waktu kedepan. Semoga semua hal yang berhubungan dengan pekerjaan selalu dilancarkan ya. Aamiin..

Mari sekarang kita membahas mengenai belajar digital skills. Sedari lulus kuliah di bulan April tahun 2018, aku sudah mulai memikirkan untuk mendalami dua skills yang sangat penting untuk aku pelajari lebih lanjut karena urgensi kebutuhan mengenai skill ini kedepan. Dua skill ini adalah digital skills dan skill finansial dan investasi. Setelah lulus aku memulai terlebih dahulu belajar mengenai skill finansial dan investasi. Sekitar bulan Agustus 2018 aku mengikuti Sekolah Pasar Modal Syariah dari BEI Jawa Barat. Dari SPM ini aku belajar mengenai investasi di pasar modal dan membuat akun saham syariah dan reguler di Mirae Asset Sekuritas. Aku pun mulai mempelajari sedikit demi sedikit mengenai bagaimana caranya berinvestasi dan meraih kebebasan finansial. Setelah satu skill berhasil aku pelajari tinggal skill yang kedua yaitu digital skills. Aku sempat berencana untuk kuliah singkat satu tahun untuk menambah skill ku di bidang digital khususnya pengembangan web dan mobile. Tapi hal tersebut tak jadi dilaksanakan karena sedang ada musibah yang menimpa keluarga ku pada akhir 2018. Mamah ku tercinta mengalami patah tulang dan harus dioperasi besar sehingga membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Sehingga aku mengurungkan niat untuk mengikuti kuliah singkat selama satu tahun itu. Saat itu di tahun 2018, aku belum mengetahui ada online course keren mengenai coding seperti Dicoding Indonesia, dan aku pun lebih disibukkan untuk membantu merawat Mamah ku yang harus bed rest selama 1 tahun untuk memulihkan patah tulang sambil mencoba melamar-lamar pekerjaan, sehingga aku tidak fokus untuk mencari peluang dalam mengembangkan digital skills khususnya pengembangan web dan mobile.

Tibalah di bulan April di tahun 2020, setelah aku selesai intern di Neurafarm dan semakin menyadari pentingnya digital skill, khususnya di bidang pertanian, aku melihat di instagram ada platform online course mengenai coding dan menjadi developer yaitu Dicoding Indonesia dan sangat tertarik untuk belajar disana. Aku pun menemukan ada program beasiswa dari Indosat Ooredoo untuk belajar di platform Dicoding Indonesia, yaitu IDCamp. Ada beberapa path belajar yang bisa diambil diantaranya adalah Android dan Front-End Web Development. Wah, aku pikir ini sangat sesuai dengan keinginan ku untuk menambah skill di bidang pengembangan web dan aplikasi mobile. Saat akan mendaftar beasiswa IDCamp aku menimbang-nimbang apakah akan mengambil path android atau Front-End Web, dan akhirnya aku memutuskan untuk mengambil path Front-End Web karena levelnya lebih dasar/basic dan sederhana dibanding path android dan juga spek laptop ku tidak memenuhi syarat untuk spek path android karena termasuk laptop jadul dengan spek rendah. Hehe Akhirnya akupun mendaftar di path Front-End Web. Setelah mendaftar aku mendapat token belajar untuk diredeem di kelas dasar dan pemula yaitu kelas Belajar Dasar Pemrograman Web dan Belajar Fundamental Front-End Web Development. Dalam waktu kurang dari satu bulan aku berhasil menyelesaikan dua kelas ini. Dan ini adalah sertifikat kelulusannya.

 


   


Dan karena aku tidak lolos seleksi ke tahap kelas menengah dan expert, pada saat itu pembelajaran ku terhenti di dua kelas ini. Aku pun lebih banyak mengikuti event-event online di Dicoding dan akun-akun mengenai front-end web development di instagram.

Setahun kemudian di tahun 2021, aku menemukan peluang baru untuk belajar kembali di kelas expert melalui beasiswa Baparekraf Digital Talent. Dan akupun mendaftar kelas Menjadi Front-End Web Developer Expert melalui beasiswa ini dengan bekal telah menyelesaikan kelas Belajar Fundamental Front-End Web Development. Dan alhamdulillah aku pun diterima. Alhamdulillah setelah dua bulan lebih aku berjuang menyelesaikan modul dan mengerjakan 3 submission/tugas, aku berhasil lulus dari kelas expert ini. Dan ini sertifikatnya.

Dan dari kelas ini aku berhasil mendeploy website karya ku di Netlify.

Websitenya bisa dikunjungi di https://dzikra-resto-finder-catalogue.netlify.app

Aku pun membuat website sederhana untuk Boombox Monger komunitas kepunyaan Kakak ku


Websitenya bisa dikunjungi di https://boombox-monger.netlify.app

Selain di Front-End Web Development, akupun mempelajari dasar-dasar AWS Cloud di kelas Architecting on AWS (Membangun Arsitektur Cloud di AWS) dan Cloud Practitioner Essentials (Belajar Dasar AWS Cloud) dari beasiswa Amazon Web Services (AWS) dan Dicoding. Ini sertifikat nya.


Dan semoga setelah kedua kelas ini aku mendapatkan kesempatan untuk belajar path Back-End dan mendalami nya lebih lanjut.

Jadi untuk teman-teman yang ingin menambah digital skills, saat ini sangat terbuka lebar berbagai kesempatan untuk mendapatkan beasiswa dan belajar menambah kemampuan kita di bidang digital. Jangan pernah berhenti belajar dan berkembang ya. Kita pasti bisa! Semangat!

Saturday, April 10, 2021

Pengalaman Intern Di Griin.id

 


Pada Selasa, 6 April 2021 lalu saya baru menyelesaikan masa internship di Griin.id, salah satu startup sustainable integrated agriculture solution di Desa Tugu Mukti, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Saya masuk divisi GriinTech yang dikomandoi oleh Boy dan Bang Muhsin. Jadi intern di Griin ini dilakukan dengan melakukan proyek tertentu berkaitan dengan divisi yang dimasuki dengan durasi minimal 25 hari kerja. Terdapat tiga divisi utama di Griin.id yaitu GriinTech yang berhubungan dengan Agritech seperti penjualan sayur, akuaponik, dan instalasi serta kit hidroponik, Griin Industry yang berhubungan dengan Agroindustry seperti pembuatan tisane dan madu peppermint, dan Griin Goods yang behubungan dengan sales and marketing. Karena saya masuk divisi GriinTech, saya melakukan proyek yang berhubugan dengan Agrotechnology khususnya hidroponik. Setelah berdiskusi dengan supervisor saya Bang Muhsin proyek saya adalah pembuatan Pupuk Organik Cair (POC) yang diharapkan bisa digunakan di instalasi hidroponik sebagai pengganti atau penambah nutrisi AB Mix, sehingga diharapkan hidroponik yang digunakan bisa menggunakan nutrisi organik bukan sintetis atau kimiawi sehingga lebih sehat. Dan rencananya saya membuat POC tersebut dari limbah yang dihasilkan di site Griin.id seperti bangkai ikan, sisa sayuran, dan limbah dapur. Saya pun memulai minggu pertama di Griin.id dengan brainstorming untuk menyiapkan presentasi awal sebagai rencana pelaksanaaan proyek. Setelah presentasi awal dilaksanakan, saya memulai minggu kedua dengan mengumpulkan limbah yang akan dipakai. Saya memutuskan untuk memakai limbah dapur yang ada di site yaitu nasi basi dan cangkang telur sehingga selama minggu kedua saya mengumpulkan dua limbah dapur tersebut. Pada awalnya saya juga akan membuat POC dari sisa sayuran dari greenhouse dan bangkai ikan dari sistem akuaponik, tapi dalam seminggu pengumpulan limbah tidak terdapat limbah sisa sayuran dan bangkai ikan yang dihasilkan sehingga saya beralih untuk menggunakan limbah kulit pisang yang didapat dari penjual gorengan di sekitar site. Dalam pengumpulan limbah dan pembuatan POC saya dibantu oleh Esa, rekan magang di periode bulan Maret. Esa melakukan proyek pembuatan video akuaponik melanjutkan proyek Tata yang sudah membuat proyek video hidroponik. Setelah seminggu pengumpulan limbah, tibalah minggu ketiga untuk pembuatan POC. Saya membagi pembuatan POC untuk masing-masing bahan. Nasi basi dan cangkang telur di botol bekas 1,5 Liter sedangkan kulit pisang di wadah komposter.






Setelah pembuatan POC selesai, dilakukan fermentasi selama kurang lebih dua minggu. Diminggu keempat atau minggu pertama fermentasi, saya melakukan progress report dan mulai menyiapkan rencana bagaimana menguji hara POC ini. Tadinya saya akan menguji hara POC secara kuantitatif di laboratorium Balitsa tapi ternyata membutuhkan waktu yang cukup lama sekitar satu setengah bulan dengan harga yang cukup mahal. Sehingga diambil keputusan bahwa untuk pengujian hara POC dilakukan dengan secara kualitatif menggunakan instalasi hidroponik sederhana dari botol bekas. Setelah dua minggu fermentasi dan POC jadi, saya langsung menguji POC di instalasi hidroponik sederhana pada semaian pakchoy.  Dilakukan empat perlakuan untuk menguji hara POC yaitu perlakuan air saja, perlakuan POC saja, perlakuan AB Mix saja, dan perlakuan POC dicampur dengan AB Mix.



Dan lalu diamati dan dicatat pertumbuhan tinggi tanaman dan jumlah daun selama tujuh hari untuk mengetahui pengaruh masing- masing perlakuan. Ini adalah foto hasil pengamatan instalasi hidroponik sederhana di hari ke tujuh. Foto pertama merupakan foto perlakuan AB Mix Saja, foto kedua foto perlakuan AB Mix dan POC, foto ketiga foto perlakuan POC Saja, dan foto keempat foto perlakuan Air Saja.


 

 

Dapat terlihat kalau pertumbuhan yang paling baik adalah pada perlakuan AB Mix Saja dan lalu berurutan  pada perlakuan di foto selanjutnya. Meskipun POC yang dibuat belum efektif menyamai efektivitas hara AB Mix tapi sangat berpotensi untuk diteliti oleh peserta intern selanjutnya bahwa POC dapat mengurangi dosis AB Mix atau menjadi tambahan bagi nutrisi AB Mix. Apalagi proyek POC yang saya buat masih kekurangan unsur hara Nitrogen. Dan setelah pengamatan selesai, keesokan harinya  saya melakukan  presentasi akhir disupervisori oleh Bang Muhsin dan Boy dan di hari terakhir intern tepat di hari ke 25 hari kerja saya mengepack POC ke botol 1,5 Liter dengan tiga perbandingan. 





Ini beberapa foto kenang-kenangan selama di site.














Saya sangat senang dan bersyukur bisa melaksanakan intern di Griin.id dan melihat project-project di GriinTech dan Rumabhumi seperti Bhumi Pesantren di Al-Kasyaf atau hidroponik di rooftop perkantoran seperti di Elcorps yang membukakan mata bahwa bisnis di bidang pertanian masih sangat banyak peluang yang bisa dieksplor dan digali lebih dalam. Semoga bisa bertemu lagi teman-teman Griin.id!

Wednesday, August 19, 2020

Anak Kota (Berani) Bertani?

 

Halo, aku Dzikra Yuhasyra, alumni Rekayasa Pertanian SITH ITB angkatan 2013, aku tinggal di kampung kota di wilayah timur Kota Bandung yang sepertinya masuk kawasan peri urban, karena termasuk berada di wilayah antara desa dan kota. Di wilayah tempat tinggal ku, di kawasan kampung kota ini, jamak ditemui lahan pertanian lebih banyak pemukiman padat penduduk, harus sedikit berkendara ke atas ke arah kaki Gunung Manglayang baru lahan pertanian ditemui, itu pun bukan sentra produksi sayuran atau padi yang masif seperti Lembang ataupun kawasan pantura Jawa. Karena lebih dekat dengan pasar tradisional, lebih banyak masyarakat di kampung ku berprofesi menjadi pedagang atau menjadi pekerja kantoran yang nglaju ke pusat kota, sangat jarang yang berprofesi sebagai petani. Sehingga dari kecil masalah-masalah yang sering aku temui adalah masalah-masalah urban dan peri urban di kota besar, seperti kemacetan, polusi udara, masalah sanitasi dan pencemaran, kepadatan penduduk, ataupun kesemrawutan pasar tradisional khas perkotaan. Sangat jarang aku menemukan masalah-masalah agrikultur, agribisnis, atau kesejahteraan petani yang mayoritas ada di pedesaan. Seperti yang aku tulis pada tulisan sebelumnya, aku masuk Rekayasa Pertanian SITH ITB karena aku menyukai pelajaran biologi dan keresahan ku melihat berita media tentang bidang pertanian yang terkesan dipinggirkan dan selalu pesimistis untuk sukses karena yang diberitakan baik di koran atau TV hanya berita gagal panen dan paceklik, jarang sekali berita inspirasi sukses petani di desa. Menjadi anak kampung kota yang berada di posisi itu menjadi keuntungan sekaligus kerugian untukku untuk terjun ke bidang pertanian. Keuntungan karena tidak ada hambatan dari keluarga dan lingkungan terdekat untuk terjun kuliah dan menekuni bidang pertanian tapi sekaligus kerugian karena tidak pernah ada pengalaman real langsung bagaimana hidup di desa dengan permasalahan agrikultur dan agribisnis sebagai petani, sehingga sosok petani hanya aku ketahui dengan sumber dari “katanya”, baik kata dosen, kata buku, kata jurnal, atau kata media tapi tidak pernah mengalami langsung. Sehingga aku sendiri tidak pernah mengalami kesulitan dan penderitaan langsung petani yang tinggal di desa dan melihat realita di lapangan. Waktu kuliah lapangan Agroekologi, salah satu mata kuliah di Rekayasa Pertanian SITH ITB, aku pernah mewawancarai peternak sapi perah yang tidak ingin anaknya menjadi peternak juga karena beban kerja yang sangat berat dan lebih ingin anaknya kerja kantoran di kota. Sedangkan anak kampung kota yang tidak pernah merasakan beban itu malah tertantang ingin mencoba untuk menjadi petani dan peternak lalu hidup di desa. Tidak ada yang salah dengan hal itu, tapi seperti yang dikatakan Pak Tomy Perdana dosen Agribisnis Unpad pada salah satu seminar yang saya ikuti, dikhawatirkan tekad anak kota yang ingin berkecimpung di dunia pertanian hanya sebatas keinginan sesaat dan tidak ditekuni serius serta mendalam. Pak Tomy menyebutkan hal tersebut bisa terlihat dari banyak nya startup pertanian bermunculan tapi tidak bisa bertahan lama dan tidak bisa konsisten berdiri. Itu juga yang dirasakan saya sebagai anak kampung kota yang masih kurang nyali untuk menggarap lahan pertanian dan memang kenyataannya tidak punya lahan kosong untuk digarap. Tapi dewasa ini, ada gerakan lain yang muncul yaitu urban farming melalui maraknya dan menjamurnya hidroponik. Tentu ini menjadi angin segar bagi anak kota yang ingin bertani, tapi apabila ditinjau lebih dalam hal ini belum menyelesaikan permasalahan agrikultur yang ada di desa. Muncul juga gerakan permakultur dan pertanian alami untuk digalakan di kota yang tentu menjadi angin segar juga bagi anak kampung kota seperti ku. Tapi realisasi permakultur di wilayah perkotaan mengalami banyak hambatan dan kendala terutama karena terbatasnya lahan. Dan sekali lagi hal ini belum menjadi solusi bagi masalah agrikultur di desa. Jadi anak kota berani bertani? Masih menjadi pertanyaan yang harus di jawab penulis yang sekarang ternyata masih terjebak mencari pekerjaan kantoran di kota untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari.

Friday, July 24, 2020

Memori: Video Pagelaran Upacara Bubuka Agenda Badag Sundaland 2014 LSS ITB


Saya baru saja mengupload di YouTube video pagelaran saya di LSS ITB di tahun 2014. Siapa tahu ada yang belum tahu dan mau menonton. Pagelaran ini juga menjadi bukti bahwa budaya Sunda itu sangat kaya atau "beunghar pisan". Jadi ayo lestarikan budaya luhur bangsa dengan "ngamumule budaya Sunda". Prung ah :)