Indonesia Emas 2045. 100 tahun Indonesia Merdeka. Visualisasi Indonesia Emas 2045. Keren :D
"Writing to preserve memory." Dzikra Yuhasyra is a Junior Agricultural Economist and Food Policy Researcher dedicated to creating sustainable agri-food systems. He holds a B.Eng in Agricultural Engineering (ITB '13) and a Master of Agricultural Economics (UNPAD '23). He is an Indonesian lifelong learner and passionate blogger! Discover more at dzikraecommerce.my.id, blogs.unpad.ac.id/dzikrayuhasyra, and dzikrayuhasyra.wordpress.com. Enjoy!
Tuesday, June 9, 2020
Saturday, June 6, 2020
Memori: Agenda Badag Sundaland 2014 LSS ITB
Wednesday, May 20, 2020
Mimpiku Untuk Pertanian Indonesia
Sekilas dalam benakku dulu sebelum menjadi mahasiswa Rekayasa Pertanian
ITB, pertanian adalah hal yang tidak begitu "seksi". Yang ada dibenakku
adalah potret petani tua yang kotor-kotoran di sawah, kelelahan habis
mencangkul seharian, dan keuntungan yang tak seberapa dibanding tenaga
yang terkuras setiap hari. Pertanian bukan menjadi bidang primadona yang
diidam-idamkan dalam menjalani karir. Setelah aku lulus dari Rekayasa
Pertanian ITB, bayangan tentang hal tersebut ternyata tidak bergeser
jauh, pertanian masih menjadi bidang yang sulit untuk digeluti karena
permasalahan kompleks dan rumit untuk diselesaikan. Ya kompleks, karena
mulai dari cara budidaya yang harus sesuai Good Agricultural Practices,
masalah hama dan penyakit tanaman yang sulit dibasmi, ketiadaan air
karena cuaca yang tak menentu, ketiadaan benih unggul, mahalnya pupuk
dan pestisida, tenaga yang terkuras setiap hari tapi penghasilan hanya
pada periode panen dan selebihnya harus mencari penghasilan tambahan,
sampai pemasaran produk yang harus diurusi dengan serius agar tidak ada
kerugian. Semuanya terlihat menyusahkan dan melelahkan. Tak heran
generasi muda yang ingin jadi petani berkurang drastis. Tapi dari
situlah ternyata muncul mimpi-mimpiku tentang pertanian Indonesia. Aku
bermimpi bagaimana teknologi terkini mengubah "mindset" tentang
permasalahan pertanian yang kompleks. Adanya revolusi industri 4.0 juga
harus dirasakan bidang pertanian. Dan hal tersebut mulai tampak dari
munculnya berbagai startup di bidang pertanian. Ada yang membuat sistem
sensor pertanian otomatis dengan menggunakan internet of things (IoT)
sehingga pemupukan dan penyiraman dapat dikontrol sedemikian rupa, ada
yang membuat aplikasi untuk mendeteksi penyakit tanaman hanya dengan
melalui foto daun yang terinfeksi, ada yang membuat aplikasi kerjasama
bisnis pertanian yang menghubungkan investor dan petani sehingga petani
tidak kesulitan mencari modal, dan inovasi-inovasi lainnya. Aku bermimpi
aku ada dalam bagian dari solusi dan inovasi kekinian tersebut. Aku
bermimpi bahwa pertanian akan dekat dengan generasi muda dan tidak
menjadi alergi karenanya. Aku bermimpi potret petani tua yang kesusahan
tak lagi ada. Dan aku bermimpi bahwa suatu saat negeri ini akan makmur
karena devisa produk-produk pertaniannya dan menjadi penopang
pembangunan poros utama. Semoga :)
Thursday, April 23, 2020
Sajak: Bekerja.
Bekerja. Mimpi. Hidup. Dorongan. Pengetahuan. Cinta.
Wednesday, February 26, 2020
Rekomendasi Netflix
Beberapa hari lalu saya
mulai berlangganan Netflix bersama dengan adik tingkat saya di Rekayasa
Pertanian dan dua temannya. Dan saya menonton beberapa series, movies, dan
documentary yang menambah insight baru serta menarik
untuk disimak dan tentu saya merekomendasikannya untuk ditonton oleh
teman-teman. Ini beberapa list nya :
1. The Creative Brain
To be more creative, we
need to (1) Try something new, (2) Push boundaries, to create something that's
not too new or too familiar but somewhere in between, (3) Don't be afraid of
failure. To succed in that future,
we need to cultivate creativity. As human, to create something that's not
already exist before.
2. Sustainable
We have a hope to make
organic farming as sustainable agriculture. The world needs sustainable
agriculture, and organic farming is one of the option. For the future of our
children and their children.
3. Cowspiracy
Jadi solusi menuju
sustainable world menurut Cowspiracy adalah mengajak semua orang untuk menjadi
vegan dan melakukan plant-based diet. Apakah mungkin? Hmm interesting. Siap
untuk menjadi vegan?
4. Rotten
Another recommended series
about international trade and issue about agriculture, agribusiness, and food
supply chain. I have already watched about bitter chocolate, garlic breath, and
avocado war. I will continue to watch another episode :)
5. Inside Bill's Brain:
Decoding Bill Gates
Try to know about Bill
Gates vision for the better world. Toilet and sanitation, eradicating disease,
and safe nuclear energy.
6. What The Health
Another documentary film that suggest to be a vegan and do whole plant-based diet for better health and better environment. Are you ready to be vegan to save your health?
6. What The Health
Another documentary film that suggest to be a vegan and do whole plant-based diet for better health and better environment. Are you ready to be vegan to save your health?
Happy watching. Selamat
menonton :)
Tuesday, February 4, 2020
The Lean Farm Guide to Growing Vegetable: More In-Depth Lean Techniques for Efficient Organic Production
Setelah membaca lean principle dan lean
management diterapkan pada farming di The Lean Farm, yaitu bagaimana
meminimalkan waste, meningkatkan efisiensi, memaksimalkan value dan
profit yang ada pada farming, aku memutuskan untuk membaca buku kedua
dari Ben Hartman yang lebih menjelaskan mengenai teknik produksi organik
pada sayuran yaitu "The Lean Farm Guide to Growing Vegetable: More
In-Depth Lean Techniques for Efficient Organic Production." Pada buku
ini dijelaskan lebih detail tentang cara-cara berproduksi sayuran secara
organik dari mulai awal sampai akhir dan komponen-komponen apa saja
yang diperlukan, dan tentu tetap menerapkan lean principle yaitu:
1. Keep only the tools that add value
2. Let the customer define value
3. Identify the steps that add value
4. Cut out the muda - anything that does not add value
5. Practice Kaizen - Continuous Improvement
Seperti
kata Eric Ries, "Reading is Good, Action is Better." Mempelajari
sesuatu untuk menjadi landasan adalah baik dan dan akan menjadi lebih
baik apabila diterapkan dengan action di kemudian hari. Semoga bisa :)
Friday, January 24, 2020
The Lean Farm
Setelah membaca beberapa buku tentang
Lean Principles dan Lean Management khusus nya di startup, aku penasaran
apakah prinsip yang serupa bisa diterapkan pada farming atau
agriculture? Dan ternyata jawabannya bisa dan dapat tergambar di buku
"The Lean Farm" ini.
Sedikit kutipan:
"Good farmers are keen observers of nature, adjusting their moves and their strategies everyday."
"A
farmer's work is more like that of a horse trainer than a mechanic.
More like that of a healer than a computer repairperson. It is not
really accurate to say that farmer grow food or raise animals, farmers
alter environmental condition to such way as to maximize a plant's or
animal's innate ability to do its own growing -in the same way that the
best horse trainers seek to draw out abilities already within their
horse or in the way the best healers know when to stand back and let
their patient's bodies do the work. There is mystery in farming."
"While
lean methods can make that work more efficient, they should not be used
to completely remove nature from farming, even if less nature sometimes
means easier more profitable farming. A lively and dynamic nature is
both the core challenge and the core ingredient of farming. When farmers
apply lean with with right intentions -to restore the earth and
increase the health of families and local community- their farmers can
produce lots of food and fall into alignment with nature."
Friday, January 17, 2020
The $100 Startup
An ounce of action is worth a ton of theory. -The $100 Startup
The $100
Startup mengajarkan bahwa memulai bisnis itu tidak sulit dan dengan
memulai bisnis sendiri kita bisa mencapai "freedom" yang kita inginkan
dengan mendeliver value kepada orang lain melalui "helping people". Mungkin
tidak akan menjadikan kita kaya raya, tapi akan membuat kita bisa
membayar bill keseharian kita, membuat kita memiliki kebebasan dan hidup
yang bermakna, melakukan yang hal kita cintai, serta membuat sebuah legacy untuk
masa depan dan generasi mendatang.
The
basics of starting a business are very simple; you don't need a MBA
(keep the $ 60,000 tuition), venture capital, or even a detailed plan.
You just need a product or service, a group of people willing to pay for
it, and a way to get paid. This can be broken as follows:
1. Product or service: what you sell
2. People willing to pay for it: your customers
3. A way to get paid: how you will exchange a product or service for money.
Everything else is completely optional. Put the three together, and congratulation, you are now an entrepreneur.
When you get some ideas, ask three question for every idea:
- How would I get paid with this idea?
- How much would I get paid from this idea?
- Is there a way I could get paid more than once?
Selamat membaca dan memulai :)
Selamat membaca dan memulai :)
Monday, January 13, 2020
The Innovator's DNA
Menjadi seorang inovator yang kreatif dan inovatif tidak hanya berasal
dari bawaan lahir atau kemampuan kognitif genetik saja, tapi juga bisa
dibentuk oleh behavioral skills dan courage to innovate. Associating,
Questioning, Observing, Networking, dan Experimenting adalah discovery
skills yang dapat menjadi DNA untuk berinovasi dalam bisnis, atau "the
code for generating innovative business idea". Jadi ayo tingkatkan
kemampuan kita dalam discovery skills dan mari berinovasi :)
Thursday, January 9, 2020
Running Lean dan Scaling Lean
Setelah membaca The Lean Startup dan The Startup Way dari Eric Ries,
untuk mengetahui taktik dan langkah step by step untuk menerapkannya dan
mengetahui bagaimana membuat plan yang berjalan sebelum resource yang
ada habis, dua buku ini bisa menjelaskannya dengan detail, yaitu Running
Lean dan Scaling Lean dari Ash Maurya. Sekarang tinggal bagaimana
menerapkan langkah-langkah ini di permasalahan nyata, mengcreate value
yang menyelesaikan masalah customer tersebut, lalu mencapture value nya
lagi sebagai revenue melebihi cost yang dibutuhkan sehingga tercipta
profit. Semoga ada kesempatan untuk belajar menerapkan nya di langsung
di lapangan sehingga teori yang dipelajari bisa bermanfaat dan
berdampak. Semoga :)
Wednesday, January 1, 2020
VISION, SOLVING PROBLEM, and IMPACT.
VISION, SOLVING PROBLEM, and IMPACT.
Some of my favorite quotes from The Startup Way and The Lean Startup by Eric Ries. Enjoy :)
Some of my favorite quotes from The Startup Way and The Lean Startup by Eric Ries. Enjoy :)
Tuesday, December 24, 2019
The Startup Way
Setelah membaca The Lean Startup, aku
penasaran tentang buku selanjutnya dari Eric Ries yaitu The Startup Way.
Buku ini merupakan kelanjutan dari The Lean Startup yang
menitikberatkan bagaimana mengembangkan bisnis setelah membuatnya di
awal, yang materinya lebih banyak ada di The Lean Startup. Masih baca di
Introduction tapi sudah memukau. Sedikit bocoran tentang The Startup
Way:
The five key principles behind The Startup Way philosophy
1.Continous Innovation
2.Startup as atomic unit of work
3.The missing function -entrepreneurship-
4.The second founding
5.Continous transformation.
Untuk lebih lanjut bisa membaca di www.thestartupway.com Selamat Membaca :)
Blue Ocean Strategy dan The Lean Startup
"READING IS GOOD. ACTION IS
BETTER." -Eric Ries
Setelah beberapa tahun lalu banyak
baca buku fiksi, ternyata baca buku bisnis tidak kalah bermanfaat untuk
membukakan pikiran dan menambah cakrawala baru. Blue Ocean Strategy dan The
Lean Startup adalah dua buku bisnis yang aku baca selama bekerja di Neurafarm
di 2019 ini. Meskipun praktek dan implementasi dari teori dalam buku bisnis
tidak semudah yang dibayangkan tapi tetap materi yang ada sangat penting untuk
dipelajari sebagai landasan dan acuan untuk bertindak dan membuat strategi. Dan
dua buku ini jadi buku favorit yang dibaca selama 2019. Apa buku favorit
yang kamu baca selama 2019?
Untuk mengetahui kedua buku ini, bisa mengunjungi www.blueoceanstrategy.com dan www,theleanstartup.com Selamat membaca :)
Subscribe to:
Comments (Atom)










.jpeg)
.jpeg)





